Jatuh

Hujan baru saja berhenti.

Jalanan masih basah digenangi air.

Aku berjalan lunglai.

Baru beberapa langkah, aku terjatuh.

Aku menangis.

Bukan karena sakitnya.

Bukan karena malunya.

Tapi karena tak ada seseorang.

Seseorang yang berdiri di sampingku.

Mengulurkan tangannya untuk membantuku kembali berdiri.

Advertisements

One Response to “Jatuh”

  1. prrrim
    sabaaaarr
    GAP selalu ada buat loeee!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: